Category: Cerita Kita

  • Sirkularitas Tanpa Manipulasi: Panduan Menghindari Perangkap Greenwashing

    Sirkularitas Tanpa Manipulasi: Panduan Menghindari Perangkap Greenwashing

    Pelajari perbedaan mendasar Ekonomi Sirkular dan praktik Greenwashing dalam pengelolaan sampah. Panduan memahami klaim ramah lingkungan yang jujur dan transparan.

  • Membedah Kelas Sosial: Kebebasan Liar Ayam Kampung Melawan Keamanan Terisolasi Ayam Intensif

    Membedah Kelas Sosial: Kebebasan Liar Ayam Kampung Melawan Keamanan Terisolasi Ayam Intensif

    Masyarakat kita, jika direnungkan lebih dalam, memiliki pola stratifikasi yang kompleks, tidak hanya soal angka pendapatan. Untuk memahami bagaimana struktur sosial mendikte ruang gerak dan risiko hidup kita, mari kita gunakan metafora baru: Tiga Kandang Ayam. Metafora ini membagi kelas sosial menjadi tiga jenis unggas: Ayam Kampung (Kelas Bawah), Ayam Koloni (Kelas Menengah), dan Ayam…

  • Nyanyi Sunyi Telaga dalam Rezim Pembangunan

    Nyanyi Sunyi Telaga dalam Rezim Pembangunan

    Bambang (65) masih ingat betapa riuhnya Telaga Nangun di masa kecilnya—tempat ia belajar berenang, orang-orang mencuci pakaian, dan penggembala yang memandikan sapinya. Kini, telaga itu hanya seonggok tanah kering berbentuk ‘L’. Para telaga di Purwodadi mulai terdengar parau dan lirih sejak tahun 1980-an hingga 1990-an yang perlahan memudar dan mati secara bersamaan. Menurut penuturan Bambang,…

  • Ritual 1 Muharram sebagai Upaya Warga Watukodok Merawat Perjuangan

    Ritual 1 Muharram sebagai Upaya Warga Watukodok Merawat Perjuangan

    Ribuan warga dari tiga padukuhan—Kelor Kidul, Kelor Lor, dan Kanigoro—memadati Pantai Watukodok pada Rabu (26/6) untuk merayakan 1 Muharram melalui ritual adat. Acara tahunan ini bukan sekadar peringatan tahun baru Jawa, melainkan strategi budaya warga mempertahankan kedaulatan atas tanah yang hendak dikuasai investor bermodal besar. Ritual dimulai dengan sambutan dan doa bersama, diikuti wiwitan (makan…

  • Ngalangi: Ritual Melestarikan Lingkungan

    Ngalangi: Ritual Melestarikan Lingkungan

    Warga Kelurahan Purwodadi, Gunungkidul, melakukan Ritual Ngalangi di Pantai Nglambor pada (12/5). Ritual ini dilakukan kala awal musim kemarau tiba dan padi gogo telah kering menguning. Ritual ini juga baru dimulai ketika penanggalan Jawa menunjukkan Senin Wage dalam Mangsa Saddha. Ritual yang menjadi bagian dari Tradisi Rasulan atau bersih-bersih desa pasca panen ini diikuti sembilan…

  • Cerita Transpuan dengan Keyakinannya kepada Tuhan

    Series KBB #catatan pengalaman transpuan Konten ini mengandung pengalaman sensitif, kamu bisa berhenti membacanya. Setelah tenang dan ambil jeda, bisa kembali membacanya. __________________________________ Cerita Transpuan dengan Keyakinannya kepada Tuhan Aku selalu bertanya mengenai bagaimana cara kerja Tuhan dalam kehidupan manusia, seiring menyadari kehidupan yang mengandung banyak kerumitan. Sebagai perempuan-trans, banyak sekali pengamatan yang kuendapkan. Sesekali, jika…

  • Vaginoplasty; Impian Terdalam sebagian Transpuan

    Vaginoplasty; Impian Terdalam sebagian Transpuan

    Hari perempuan internasional yang dirayakan setiap 8 Maret akan selalu bersinggungan dengan perayaan tubuh perempuan, dimana segala hal mengenai perempuan selalu penuh dinamika. Pertanyaan mengenai hal-hal yang dirasa tabu akan muncul. Tubuh perempuan yang masih dianggap asing akan selalu melahirkan kontradiksi. Perempuan dan Kesehatan Reproduksi menjadi menarik untuk diperbincangkan. Pilihan untuk mengenal alat reproduksi perempuan,…

  • Ancaman Proyek Energi Panas Bumi

    Ancaman Proyek Energi Panas Bumi

    Tulisan ini melanjutkan Pariwisata Berkelanjutan vs Pariwisata Massal Ancaman kelestarian alam Gunung Lawu bukan sekadar adanya ekspansi pariwisata massal. Jauh sebelum itu, masyarakat yang tergabung dalam jaringan Forum Rakyat Peduli Gunung Lawu (FRPGL) dengan mengusung #JagaLawu, sudah menyuarakan protes sejak adanya rencana eksplorasi energi panas bumi atau geothermal sekitar 2016. Gunung Lawu, yang berada di perbatasan…

  • Pariwisata Berkelanjutan vs Pariwisata Massal

    Pariwisata Berkelanjutan vs Pariwisata Massal

    Tulisan ini melanjutkan Revolt Vol. 2: Upaya Kaum Muda Lereng Lawu Melawan Eksploitasi Alam Lewat Skena Musik Bawah Tanah Landri, pemuda dari Kelompok Peduli Alam Lereng Lawu (Kepal), sejak 2018 sudah aktif menyuarakan penolakan atas pembukaan perkebunan teh milik PT. Rumpun Sari Kemuning (RSK) sebagai wilayah tangkapan air warga sekitar menjadi area terbuka dan bangunan permanen.…

  • Revolt Vol. 2: Upaya Kaum Muda Lereng Lawu Melawan Eksploitasi Alam Lewat Skena Musik Bawah Tanah

    Revolt Vol. 2: Upaya Kaum Muda Lereng Lawu Melawan Eksploitasi Alam Lewat Skena Musik Bawah Tanah

    Tulisan ini diunggah dalam tiga bagian. Baca juga Pariwisata Berkelanjutan vs Pariwisata Massal dan Ancaman Proyek Energi Panas Bumi Memasuki awal tahun 2025, tepatnya pada 3 Januari, sekelompok anak muda di Desa Kemuning menggelar acara musik bawah tanah dengan mengusung tema Revolt Vol. 2: Against Nature Destruction. Gelaran musik underground itu berlangsung di Gedung Balai Desa Kemuning,…